Bandung Layaknya Rumah Kedua
Posted by: bilqisafifaha on: November 12, 2011
Hidup di Depok 20 tahun sepertinya tidak cukup membuat gw mengenal Depok lebih banyak daripada Bandung yang hanya hampir 5 tahun. Hm, mungkin ada hubungan intim antara gw dan Bandung, secara gw juga lahir di sini. Sepertinya semua kesibukan maupun ketidaksibukkan gw hanya ada di Bandung. Dan Depok seakan-akan mulai hanya menjadi kota di mana gw seharusnya pulang dan berkumpul dengan keluarga.
Ketika di Depok, hal yang lebih banyak gw lakukan adalah tidur, nonton, makan. Untuk hengkang dari rumah sangat malas. Bahkan ajakan untuk sekedar temu kangen dengan temanpun rasanya malas sekali. Tapi tidak begitu ketika gw di Bandung. Bisa dikatakan kalau gw lebih mobile di sini. Even untuk sekedar membunuh waktu di Gramedia sendirian, berjalan kaki menghabiskan lemak dari Dago bawah sampai kosan, atau surfing internet sampai punggung sakit-sakit. Padahal hal semacam itu juga bisa dilakukan di Depok.
Dan setelah gw pikir-pikir. Mungkin ini jawabannya.
Bahwa memang
- Segala rutinitas gw selama hampir 5 tahun ini ada di Bandung. Maka, ketika gw balik ke Depok, gw tidak punya rutinitas yang menyebabkan gw seperti-layaknya pengangguran tingkat akut.
- Gw terlalu banyak menghabiskan waktu di Bandung dengan teman-teman gw. Alhasil, ketika gw kembali ke Depok, dalam benak gw adalah gw tidak boleh keluar rumah, karena melanggar kode etik yang mana tidak menghabiskan waktu dengan keluarga. Meskipun di rumah juga gak ada orang (syukur2 ada mbak), tapi gw memiliki rasa kewajiban tetap di rumah meskipun ada saat2 di mana gw ingin juga pergi main.
- Mengelilingi Bandung sepertinya lebih menyenangkan daripada mengelilingi Depok. Itu sebabnya, kalaupun gw harus keluar rumah, gw rasa tidak ada tempat yang bisa gw kunjungi.
Sejauh ini hanya itu alasan yg gw dapatkan untuk pertanyaan mengapa Bandung layaknya rumah kedua buat gw. Tapi jangan salah, bukan berarti gw gak suka tinggal di Depok. Hal yang gw suka dari Depok adalah gw punya kenangan masa kecil gw di sana. Dan memori itulah yang membuat gw masih menjadikan Depok sebagai rumah pertama gw.
FYI: gw sangat menolak ketika keluarga gw mengajak gw liburan ke Bandung. Itu karena menurut gw Bandung bukan tempat yang cocok lagi untuk liburan.
Advertisement
Like this:
Be the first to like this post.
November 23, 2011 at 10:38 pm
bils. i’m back to blogging world.
i do feel the same way too. somehow it feels like Bandung is my second home.