Puitis Eddan


Tuhan, biarkan rasa ini tumbuh dengan sendirinya
Aku tak ingin memupuk ataupun menyiramnya
Yang kutahu dia akan hadir sampai saatnya
 
Tuhan, hancurkan rasa ini sampai tak bersisa
Aku tak ingin menorehkan ataupun merusaknya
Yang kutahu dia akan membuatku sakit sejadi-jadinya
 
Tuhan, berikan aku kekuatan menghadapi rasa ini
Aku tak ingin menjaga ataupun melawannya
Yang kutahu perasaanku tak menentu
 
Tuhan, aku tak tahu panjatan macam apa yang pantas
Tak mengerti bagaimana mengindahkannya
Karena yang kutahu Engkaulah yang mengaturnya

9 Responses to "Puitis Eddan"

bkin sendiri qis??

hiyyaah

jelek bgt, ya yas?

jadi maluwww

hehhehe

bibiiillll..edan dah puisinya..
sjak kpn punya bakat jd pujangga jeng?ihihihi..

“aku mungkin bukan pujangga
aku mungkin tak selalu ada
ini diriku apa adanyaaaaaa”

lalalalalalalaala

hahhahaha,, gak tau cut,, aneh bgt gak sih menurutmu???

widiww
bil
bill
gara2 dilema HP ya lo jdi super puitis?
atau karenaa.. EHEMM?

flexibel ajah bell

ahahhahaaa

ituh cuma iseng doang bell

who’s that lucky boy???!!

belom tau ben.. ihihihihii

tunggu aja pas umur gw 23 thn yaakk!!

amin2!

Nice one =]
Pengulangan2 yg cantik. Sip dah.

Leave a Reply